Home / peristiwa / Ratusan Tenaga Honorer LIPI Cibinong Geruduk PT Garuda Karya Mandiri

Ratusan Tenaga Honorer LIPI Cibinong Geruduk PT Garuda Karya Mandiri

Manager Kawasan LIPI Cibinong berusaha menenangkan para pengunjuk rasa yang emosi

Manager Kawasan LIPI Cibinong berusaha menenangkan para pengunjuk rasa yang emosi

Swara Pendidikan.co.id (CIBINONG, BOGOR) – Ratusan tenaga honorer di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cibinong-Bogor menggeruduk kantor perwakilan PT Garuda Karya Mandiri (GKM) yang berkantor di LIPI, Cibinong, Bogor. Selasa (11/2/2020).

Mereka berujuk rasa menuntut kepastian status honorer mereka seperti satpam, office boy, dan driver yang diputus oleh LIPI dan statusnya dialihkan ke vendor, PT Garuda Karya Mandiri yang melakukan pengurangan ratusan tenaga honorer secara sepihak.

“Sebelumnya kami bekerja sebagai tenaga honorer di LIPI, tetapi Setelah diambil alih secara sepihak oleh PT.GKM, banyak yang tidak dipekerjakan kembali. Intinya banyak dari kami yang di pecat secara sepihak. Ini yang membuat kami unjuk rasa sore ini,” ungkap tenaga honorer yang tidak mau disebutkan namanya.

Pengunjuk rasa menggeruduk kantor perwakilan PT Garuda Karya Mandiri (GTM) yang berkantor di LIPI, Cibinong, Bogor.

Pengunjuk rasa menggeruduk kantor perwakilan PT Garuda Karya Mandiri (GKM) yang berkantor di LIPI, Cibinong, Bogor.

“Bayangkan pak, banyak tenaga honorer di sini sudah belasan tahun, setelah diambil alih oleh PT.GKM, tiba-tiba kami mendapatkan surat pemberitahuan pemberhentian kerja. Ini yang kami tidak terima. Kami kan punya anak-istri yang harus kami nafkahi,” katanya geram.

Dia menambahkan, para pekerja juga tak pernah diajak berdialog oleh LIPI tentang status kerja mereka. Pihak LIPI hanya menyebut nantinya status honorer LIPI akan dialihkan ke pihak vendor dan akan ada seleksi siapa yang akan diperpanjang masa kerjanya.

“Tiba-tiba banyak dari kami tidak ada di papan pengumuman. Tanpa ada proses interview atau proses seleksi terlebih dahulu seperti yang dijanjikan sebelumnya,” ungkapnya kesal.

Para tenaga honorer juga mengaku geram, Donny Erdiansyah, perwakilan dari PT. GKM tidak transparan dalam proses seleksi, pasalnya banyak orang-orang baru yang tidak jelas statusnya diterima menjadi tenaga honorer.

Pengunjuk rasa meminta kejelasan status mereka kepada perwakilan PT.GKM

Pengunjuk rasa meminta kejelasan status mereka kepada perwakilan PT.GKM

Sementara itu, Odik, Manager Kawasan LIPI Cibinong yang menemui pengunjuk rasa mengatakan, sejauh ini dirinya sudah berusaha memperjuangkan nasib tenaga honorer, dia sendiri tidak tahu formasi apa saja yang dibutuhkan. Sebab katanya semua kewenangan ada di pusat dan PT.GKM.

“Yang saya tahu akan ada seleksi wawancara, administrasi, dan fisik. Semuanya akan dilakukan secara terbuka dan transparan. Itu hasil diskusi dari Jakarta. Saya disini mencoba menjembatani saja,” ujar Odik kepada pengunjuk rasa.

“Saya dicopot jadi Manager disini juga tidak masalah. Saya sudah perjuangkan, semua keputusan ada di PT GKM,” kembali Odik menegaskan.

Sementara itu tuntutan para tenaga honorer yang jumlahnya 500-an tetap meminta agar seluruh tenaga honorer dipekerjakan tanpa ada yang di pecat.

“Silahkan kami digaji dibawah UMR, asal kami tetap bisa bekerja. Mau dikasih makan apa nanti anak-istri kami kalau kami tidak kerja,” teriak para pengunjuk emosi. (agus)

Ratusan tenaga honorer di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cibinong-Bogor menggeruduk kantor perwakilan PT Garuda Karya Mandiri (GTM) yang berkantor di LIPI, Cibinong, Bogor.

Ratusan tenaga honorer di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cibinong-Bogor menggeruduk kantor perwakilan PT Garuda Karya Mandiri (GKM) yang berkantor di LIPI, Cibinong, Bogor.

2 comments

  1. Kasihan mereka… Jelas yg usianya sudah agak lanjut susah cari kerja lagi, klo pun harus diberhentika semestinya ada pesangon yg sesuai

Leave a Reply

Your email address will not be published.