Nessi Dampingi Tim BKKN Provinsi Jawa Barat Monev Kampung KB

Kepala Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Keluarga (DPAMK) Kota Depok, Nessi Anissa Handari mendampingi tim BKKN Provinsi Jawa Barat yang diwakili Dudung melakukan monitoring dan evaluasi Kampung KB di RW 04 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok , Senin (1/4/19).

Swara Pendidikan.co.id (DEPOK) – Kepala Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Keluarga (DPAMK) Kota Depok, Nessi Anissa Handari mendampingi tim BKKN Provinsi Jawa Barat yang diwakili Dudung melakukan monitoring dan evaluasi Kampung KB di RW 04 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Senin (1/4/19).

Nessi Anissa Handari mengatakan kegiatan Monev Kampung KB di Kelurahan Kalimulya ini sekaligus reunian dirinya dengan para kader dan warga setempat.

“Wilayah Kalimulya mengingatkan saya saat dulu menjadi Kepala UPT Puskesmas di daerah ini, hari ini saya reunian dengan kader-kader tempo dulu,” kenang Nessi disambut tepuk tangan peserta Monev.

Sementara itu, ditempat sama, perwakilan BKKN provinsi Jawa Barat, Dudung mengatakan bahwa Program Kampung Keluarga Berencana (KB) tidak hanya mengurusi keluarga berencana dan kependudukan saja, tapi berbagai permasalahan lintas sektoral.

“Masalah kelurahan ramah anak atau kelurahan ramah keluarga bisa dimasukan didalam program Kampung KB,” tuturnya.

Dudung berharap setelah Kampung KB ini terbentuk, para pengurus diminta aktif dan segera disiapkan program kerjanya.

“Jadi setelah ini harus disiapkan secretariat dan buku administrasi serta program kerjanya ya ibu-ibu,” kata Dudung.

Hadir diacara ini Camat Cilodong, Mulyadi, didampingi Lurah Sukamaju, Lurah Kalimulya, Lurah Cilodong, dan Lurah Jatimulya, serta para kader.

Camat Cilodong, Mulyadi mengatakan, semua kelurahan di wilayah Cilodong sudah terbentuk Kampung KB.

“Alhamdulillah disemua kelurahan sudah terdapat Kampung KB, dan kegiatan-kegiatannya selama ini sudah berjalan,” ujar Mulyadi. (gus)

Leave a Reply

Your email address will not be published.