Mohammad Idris Kenalkan Logo Hari Jadi Kota Depok Ke 20 Tahun

Logo Hari Jadi Kota Depok ke 20 tahun

Swara Pendidikan.co.id (DEPOK) – Walikota Depok, Mohammad Idris memperkenalkan logo Hari Jadi Kota Depok ke 20 disela sambutan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota, di Bumi Wiyata, Depok.  Rabu (13/03/19).

Dalam paparan singkatnya, Idris menjelaskan Hari Jadi Kota Depok ke 20 yang diperingati setiap tanggal 27 April itu terkandung filosofi serta ornament dasar pada logo tersebut.

“Pada hari Jadi Kota Depok ke 20 yang akan kita peringati nanti, saya ingin memperkenalkan logo Hari Jadi Kota Depok yang terbentuk dari 4 bagian yang merupakan representatif dari 4 komponen, yaitu akademisi, pengusaha, masyarakat dan pemerintah. Ke-empat bagian tersebut, secara dinamis dan harmonis bersatu secara bersama-sama saling membantu dan bersinergi membangun Kota Depok yang membentuk angka 20,” jelasnya.

“Adapun bulatan angka 0 yang menyerupai alat musik gong melambangkan kesenian gamelan khas Kota Depok Gong Sibolong. Dalam bulatan terdapat siluet penari Topeng Cisalak (kanan) yang merupakan salah satu tarian khas Kota Depok dan pendekar pencak silat Depok di sebelah kiri. Sedangkan pada bagian atas terdapat logo Depok Friendly City yang merupakan brand image dari Kota Depok.

Logo Hari Jadi Kota Depok terdiri dari 3 komponen warna utama yang menunjukkan 3 Program Unggulan Pemerintah Kota Depok yakni Zero Waste City, Smart Healhty City dan Family Friendly City.

Warna Kuning Emas melambangkan kemuliaan, biru melambangkan keluasan wawasan dan kejernihan pikiran, serta merah melambangkan keberanian,” paparnya.

“Sedangkan kalimat ‘Rame-Rame Berbudaya’ yang berada di bawah logo menunjukkan tema Hari Jadi Kota Depok yang ke-20 yang artinya bersama-sama berbudaya. Dan untuk tulisan “1999-2019” yang berada di antara angka 2 dan 0 menunjukkan rentang waktu usia Kota Depok,” tutup Idris. (gus).

Leave a Reply

Your email address will not be published.