Home / Berita Pilihan / Ketua Jaman Apresiasi Perlawanan Warga Pasar Kemiri Muka

Ketua Jaman Apresiasi Perlawanan Warga Pasar Kemiri Muka

Swara Pendidikan.co.id – (Depok)

Gagalnya eksekusi lahan Pasar Kemiri Muka hari Kamis (19/4) membuktikan perjuangan warga mendapatkan dukungan dan simpati dari berbagai elemen masyarakat.

Pasalnya para pedagang yang telah lama menempati lahan tersebut memiliki hak atas nasib hidupnya yang tergantung dari penjualan di Pasar Kemiri Muka lokasinya persis ditengah Kota Depok.

Menurut Ketua Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Cabang Kota Depok Didy Kurniawan mengatakan saat ini masyarakat sudah tidak bisa dibohongi dengan berbagai akal bulus yang merampas hak – haknya untuk hidup yang layak.

“Warga Kemiri Muka patut diapresiasi karena mereka telah membuka mata bagi masyarakat yang lain untuk memperjuangkan haknya, antara lain hak keadilan ekonomi yang menyangkut hak hidup sebagai warga Negara Indonesia,”ujar Didy.

Selain itu Didy juga mengapresiasi langkah pihak Kepolisian Depok yang berpihak pada rakyat. Sikap penolakan dari Polres Depok untuk membantu pengamanan eksekusi yang diminta Pengadilan Negeri Depok ditolak sebab pihak Polres menilai kondisi saat ini tidak kondusif hal tersebut merupakan bukti dari kepolisian yang pro rakyat  dan seharusnya diikuti dari instansi pemerintah lainnya.

“Sikap pro rakyat dari Kapolres patut dijadikan teladan dan itu agar diikuti dari instansi lain agar bekerja sesuai dengan nurani, karena ini bukan hanya berdampak bagi pedagang saja akan tetapi juga berdampak bagi  keluarganya terutama ratusan anak – anaknya yang masih sekolah.”

“Jangan jadikan alasan hukum untuk menindas masyarakat kecil yang seolah –olah warga tidak tahu hukum,”tegas Ketua Jaman.

Ia juga mengingatkan kondisi pasca penggusuran pedagang di Terminal Terpadu Depok  tahun 2014 lalu juga masih terkatung – katung nasibnya. “Jangan sampai terulang kedua kali nasib para pedagang kecil seperti di Terminal yang sudah dibongkar tapi belum jelas pembangunannya,’”tuturnya.

“Apalagi sampai saat ini nasib naas pedagang terminal tidak terurus. Ini bukan lagi jaman Orba dengan alasan pembangunan dan pembenahan kota yang dapat merampas dan menghancurkan hidup orang banyak dan menguntungkan sebagaian orang karena itu  perjuangan warga Pasar Kemiri Muka harus didukung penuh untuk mendapatkan hak keadilan,”pungkas Didy.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published.