Berita Pilihan

Kepala KCD 3 Pantau Langsung PPDB Online di Sejumlah SMA

Herry Pansila membantu memberikan penjelasan kepada ortusi terkait sistem zona sekolah yang bisa mereka daftarkan.

Swara Pendidikan.co.id (BEKASI) – Guna memastikan proses pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 di wilayah 3 kondusif, lancar, aman, dan terkendali. Sejak hari pertama dan hari kedua Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jawa Barat Wilayah 3, Herry Pansila  berkeliling ke sejumlah Sekolah Menegah Atas Negeri (SMAN) untuk meninjau langsung PPDB Online.

Hari pertama PPDB Online, SMAN yang dikunjunginya diantaranya, SMAN 1, SMAN 6, dan SMAN 2 Kota Bekasi. Sementara di hari keduanya, Kepala KCD 3 juga meninjau SMAN 1 dan SMAN 2 Tambun Selatan, SMAN 3 Kota Bekasi, dan SMAN 8 Kota Bekasi.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala KCD 3, Herry Pansila tidak hanya memantau proses pendaftaran PPDB Online, tetapi juga ikut membantu memberikan informasi dan penjelasan kepada orangtua murid. Bahkan Herry Pansila menghampiri sejumlah orang tua murid yang sedang mengantri untuk diverifikasi.

“Kami juga membantu para orang tua yang datang mencari informasi terkait zonasi. Untuk memastikan zona sekolah yang bisa mereka daftarkan,” ujar Herry Pansila. Selasa (18/6/19).

Herry Pansila menghampiri orang tua murid yang sedang mengantri untuk diverifikasi.

Dalam pantauan dihari pertama PPDB Online, Kepala KCD 3 akui jumlah pendaftar cukup membeludak, dan ini dinilai Herry cukup wajar. “Mungkin karena orang tua siswa beranggapan mendaftar pertama bakal lolos. Padahal belum tentu juga karena kecepatan mendaftar bukan tolok ukur diterimanya siswa dalam proses seleksi,” tutur Herry.

“Makanya saya juga ikut memberikan penjelasan kepada para orang tua kalau jadwal pendaftaran cukup panjang, 17 – 22 Juni, tujuannya agar tidak terjadi kegaduhan dan antrian panjang saat melakukan pendaftaran,” sambungnya.

Herry juga apresiasi panitia PPDB di sekolah yang cekatan dan tanggap dalam memberikan kenyamanan dan pelayanan saat proses pendaftaran.

Diakui Herry, Hari pertama maupun hari kedua, proses pendaftaran berjalan kondusif, lancar, dan terkendali.

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Sejauh ini, dari sistem juga berjalan baik. Penyediaan sarana dan prasarana serta pelayanan juga cukup baik. Saya juga mendapat laporan dari beberapa kepala sekolah lain, disekolah mereka masing-masing lancar,” tambahnya.

Herry ikut memberikan penjelasan kepada ortusi saat pendaftaran online

Herry berharap proses pendaftaran PPDB Online tahun ini dapat berjalan lancar hingga selesai. “Sebab sejak jauh-jauh hari sosialisasi PPDB Online terus kita gencarkan, bahkan kita sosialisasikan juga lewat radio. Insya Alloh hari ke tiga dan kedepannya lancar,” katanya.

Terpisah, Diana (40), orang tua murid mengaku cukup puas dengan sistem zonasi yang diberlakukan sekarang ini. Pasalnya selain jarak antara sekolah dengan tempat tinggalnya cukup dekat. Pelayanannya juga baik dan rapih serta transparan. “Mudah-mudahan anak saya bisa diterima di SMAN 1 Tambun Selatan,” ungkap Diana kepada Swara pendidikan. (Harlis)


Gandeng Stakeholder KCD Wilayah 3 Sosialisasikan PPDB 2019

Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah 3 gandeng stakeholder saat menggelar Sosialisasi PPDB 2019 di aula SMKN 2 Cikarang Barat, Sabtu (15/6/19).

Swara Pendidikan.co.id (BEKASI) – Guna mendukung lancarnya pelaksanaan saat pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah 3 menggandeng Ombudsman, Kejaksaan tinggi negeri (Kejari), Kepolisian, serta Inspektorat saat menggelar Sosialisasi PPDB 2019 di aula SMKN 2 Cikarang Barat, Sabtu (15/6/19).

Dikatakan Kepala KCD wilayah 3, Herry Pansila alasan dilibatkannya stakeholder ini adalah untuk menjamin pelaksanaan pendaftaran PPDB 2019 ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Serta meminimalisir praktik kecurangan juga pelanggaran yang kerap terjadi pada setiap penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru.

Herry juga menilai, salah satu yang membuat pelaksanaan PPDB terkesan karut-marut, dikarenakan seringkali para orang tua siswa memaksakan anaknya agar diterima di sekolah-sekolah favorit.

Lebih jauh dikatakan Kepala KCD wilayah 3 sosialisasi ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan daya saing yang merata. “Sesuai dengan acuan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru SMA, SMK, dan SLB. serta merujuk pada Permendikbud No. 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK serta Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan & Kebudayaan dengan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2019 dan Nomor 420/2973/Sj tentang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru,” papar Herry.

Herry berharap, pelaksanaan PPDB di KCD Wilayah 3 bisa memenuhi prinsip keadilan bagi masyarakat. “Jangan sampai ada calon siswa yang ditolak mendaftar, apakah diterima atau tidaknya di sekolah tersebut tergantung hasil seleksi,” lanjutnya.

Itu sebabnya, sambung Herry. Sosialisasi sebelum pendaftaran sangat penting. Tidak hanya kepada masyarakat, akan tetapi unsur lain yang terlibat dalam PPDB. “Harapannya dengan sosialisasi yang dihadiri MKKS, Komite dan Kepsek SMA se wilayah 3, pelaksanaan PPDB berjalan tertib, kondusif, dan lancar,” tuturnya. (Harlis)


Wakil Walikota Depok Hadiri Halal Bihalal GDS

Direktur GDS, H. Acep Al Azhari

Swara Pendidkan.co.id (DEPOK) – Momen Idul Fitri 1440 Hijriyah dimanfaatkan civitas akademi Ghama D’leader School (GDS) dengan menggelar acara halal bihalal mengundang sejumlah tokoh masyarakat setempat, perwakilan Dinas Pendidikan kota Depok, serta Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna.

Uniknya acara tersebut digelar out door di kebun halaman belakang sekolah diatas kebun seluas enam hektar.

“Halal bihalal ini sengaja kita buat berbeda, kalau biasanya kita adakan di dalam gedung, sekarang konsepnya “garden party” (pesta kebun, red) tujuannya mempererat rasa kekeluargaan antar warga sekolah dan warga sekitar,” ujar Direktur GDS, H. Acep Al Azhari yang juga pemilik perkebunan Ghama Valley.

“Diharapkan melalui kegiatan halal bihalal ini keakraban antar sesama warga sekolah terus terjalin dengan baik dibingkai dalam rasa kekeluargaan,” sambungnya. Sabtu (15/6/19).

Acep mengaku, lahan seluas 6 Hektar ini rencananya akan dibuat sejumlah fasilitas yang konsepnya tetap bermuara kepada pendidikan. “The Best Place For Education and Life Success”.

“Saya ingin nantinya area yang luas ini seperti Silicon Valley di Amerika Serikat. Dimana semua kegiatan usaha ada didalamnya, sumber daya manusianya berkualitas dan berkarakter serta didukung kecanggihan IT-nya,” tutur Ketua BMPS (Badan  Musyawarah Perguruan Swasta) Kota Depok yang juga pengusaha sukses.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengaku kehadirannya yang telat hampir 2 jam, disebabkan kemacetan yang luar biasa. “Saya aja tadi di jalan sempat diamarahi supir angkot,” akunya saat memberikan sambutan.

Menurut Pradi salah satu penyebab kemacetan akibat semua kendaraan dari arah Jakarta menuju Depok, sebagian besar masih melalui Jalan Margonda. “Solusinya kita harus bangun jalan lingkar luar. Jadi ada alternatif lain yang tidak harus melewati Jalan Margonda,” ujar Pradi.

Pradi juga apresiasi acara halal bihalal yang dikemas dengan konsep garden party yang menurutnya ini sangat menginspirasi. Dia juga mendukung konsep yang digagas pendiri sekaligus Direktur GDS. “Semoga apa yang dicanangkan GDS kedepan tentunya juga untuk kepentingan warga Kota Depok,” tutur Pradi. dia juga mengucapkan selamat Idul Fitri 1440 Hijriyah kepada keluarga besar Ghama D’leader School. (gus)


Pemkot Bekasi dan KCD Wilayah 3 Sosialisasi PPDB 2019 Melalui Radio

Sosialisasi PPDB dikota Bekasi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah 3, Ir Herry Pansila didampingin Humas dan Protokol Pemkot Kota Bekasi

Swara Pendidikan.co.id (BEKASI) – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pendidikan Kota Bekasi bekerja sama dengan Kantor Cabang Dinas Pendidikan provinsi Jawa Barat wilayah 3 mensosialisasikan kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 melalui lembaga penyiaran di radio Dakta 107 FM dan radio Gaya FM 93,6 beberapa waktu lalu.

Sosialisasi PPDB kota Bekasi di Radio Dakta 107 FM Kepala Cabang Dinas wilayah 3 , Ir Herry PANSILA didampingin Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi DR. Inayatullah dan Sekdis Pendidikan

Sosialisasi yang dikemas dalam program dialog interaktif ini menghadirkan nara sumber Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, DR. Inayatullah didampingi Sekdis Pendidikan, serta Humas dan Protokol Pemkot Kota Bekasi. Sementara dari Kantor Cabang Dinas. Herry Pansila didampingi Kepala SMAN 1 Kota Bekasi, Ardin.

Kepala KCD wilayah 3, Herry Pansila menjelaskan dasar pelaksanaan PPDB 2019 Jawa Barat merujuk pada Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang penerimaan peserta Didik Baru pada TK, SD, SMP, SMA, SMK serta surat edaran bersama Mendikbud dan Mendagri Nomor 1 Tahun 2019 dan Nomor 420/2973/Sj tentang Penerimaan Peserta Didik Baru. Sedangkan PPDB Jabar ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Nomor 16 Tahun 2019 tentang pedoman penerimaan Peserta Didik Baru SMA, SMK dan SLB di Jabar.

Nara sumber Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, DR. Inayatullah didampingi Sekdis Pendidikan, serta Humas dan Protokol Pemkot Kota Bekasi. Sementara dari Kantor Cabang Dinas. Herry Pansila didampingi Kepala SMAN 1 Kota Bekasi, Ardin.

Untuk pendaftaran PPDB 2019, kata Herry Pansila. Untuk jenjang SMA, SMK dan SLB di Jawa Barat akan dilaksanakan pada 17 – 22 Juni 2019.

Lebih jauh urai Herry. Ada tiga jalur yang disiapkan. Pertama, Jalur Zonasi dengan kuota 90 persen, terdiri dari 55 persen jarak penuh, keluarga ekonomi tidak mampu (KETM) 20 persen dan kombinasi jarak serta prestasi akademik (15 persen).

Kedua, Jalur Prestasi dengan kuota 5 persen, dapat melalui prestasi UN atau non-UN.

Ketiga, Jalur Perpindahan orang tua dengan kuota 5 persen, didasarkan pada perpindahan tugas/mengikuti tempat bekerja orang tua calon peserta didik.

Jadwal pelaksanaan dan ketentuan pendaftaran, sambungnya. Bisa dibuka di situs web PPDB Jabar, penentuan zonasi berasal dari usulan kabupaten/kota melalui kesepakatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang ditetapkan melalui Pergub.

Sementara untuk SMK, saat pendaftaran disertai tes minat dan bakat serta tes kesehatan untuk bidang/program/kompetensi keahlian tertentu dan tidak menggunakan sistem zonasi. Karena itu Herry berharap, siswa yang melakukan pendaftaran PPDB diimbau untuk mengenali zonasi sesuai dengan tempat tinggal.

Sekdis Pendidikan Kota Bekasi

Herry juga mengimbau siswa untuk mengenali dan memilih sekolah di lingkungan dekat tempat tinggal.

“Semua calon peserta didik yang mendaftar pada satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak dipungut biaya pendaftaran alias gratis,” tandasnya.

Herry juga menjelaskan PPDB dilakukan secara daring melalui aplikasi PPDB berbasis WEB. “Calon peserta didik yang mendaftar dapat melalui sekolah yang dituju dan mengikuti mekanisme serta persyaratan pendaftaran yang telah ditetapkan. Untuk pengumuman hasil seleksi melalui daring tadi, akan diserahkan kepada sekolah masing-masing,” pungkasnya. (Harlis)

KCD Wilayah 3 Peringati Hari Lahir Pancasila

Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 juni  di lapangan upacara SMAN 1 Kota Bekasi. Sabtu (1/6/19).

Swara Pendidikan.co.id (BEKASI) – Kepala kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan wilayah 3, Herry Pansila menjadi inspektur upacara pada Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 juni di lapangan upacara SMAN 1 Kota Bekasi. Upacara ini diikuti seluruh staf KCD serta Kepala Sekolah, guru dan staf SMAN, SMKN, SLB se wilayah 3. Sabtu (1/6/19).

Herry Pansila dalam sambutan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni  mengatakan bahwa Pancasila mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dan hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Berkat Pancasila yang berkelindan dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagamannya menjadi satu berkah. Oleh karena itu proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila harus terus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus,” terang Herry Pansila.

Kepala kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan wilayah 3, Herry Pansila menjadi inspektur upacara pada Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 juni 2019 di lapangan upacara SMAN 1 Kota Bekasi.

Kepala KCD wilayah 3 itu mengaku bangga kepada seluruh staf serta kepala sekolah SMAN, SMKN, SLB dan jajarannya. Pasalnya walaupun dalam kondisi puasa dan hari libur, mereka tetap semangat mengikuti pelaksanaan upacara ini.

“Ini bukti bahwa kita semua mencintai Pancasila dan NKRI,” ujar Herry Pansila kepada media usai memimpin upacara,” (Harlis)


Walikota Depok Lepas 1.085 Peserta Mudik Gratis 2019

Walikota Depok Mohammad Idris melepas 1.085 peserta mudik gratis di lapangan Balaikota Depok, Kamis (30/05/19).

Swara Pendidikan.co.id (BALAIKOTA) – Walikota Depok Mohammad Idris melepas 1.085 peserta mudik gratis di lapangan Balaikota Depok, Kamis (30/05/19).

Mudik gratis yang digagas oleh Sahabat Idris ini mengerahkan sebanyak sebanyak 20 bus dengan tujuan berbagai Kota di Jawa Tengah, diantaranya Jogyakarta, Klaten, Solo, Wonogiri, Tegal, Semarang, dan kota lainnya.

Turut melepas keberangkatan pemudik, Kadishub Kota Depok, Dadang Wihana, Ketua Baznas Kota Depok, KH. Encep Hidayat, Kepala Cabang BJB Depok, Ade Muhammad, serta para perwakilan sponsor.

Dikatakan Walikota Depok, Mohammad Idris, mudik gratis ini bertujuan membantu masyarakat yang akan berlebaran di kampung halamannya.

“Kita ingin berbagi kebahagian buat warga Depok yang ingin mudik di kampung halamannya,” ujar M. Idris.

Walikota menilai, program mudik gratis ini bisa mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas. “Secara teknis ke lalu-lintasan bisa mengurangi resiko kecelakaan dan kepadatan lalu lintas. Paling tidak dari 1085 peserta bisa mengurangi sekitar 700 pemudik yang menggunakan sepeda motor,” ungkapnya.

Ditempat sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, 50 personil Dishub diterjunkan untuk membantu pelaksanaan mudik gratis tahun 2019. Dadang juga mengungkapkan bahwa seluruh armada mudik sudah dilakukan pengecekan kelaikan kendaraan di kantor Dishub Kota Depok.

“Armada yang memenuhi kelaikan jalan kita berikan stiker, Termasuk tes urine berikut sopir cadangan,” pungkasnya.(gus)