Home / Berita Pilihan / Balitbang dan Direktur Dit PSMK Kemendikbud Pantau UNBK SMK Hari Terakhir di Depok

Balitbang dan Direktur Dit PSMK Kemendikbud Pantau UNBK SMK Hari Terakhir di Depok

Kepala Balitbang Kemendikbud, Totok Suprayitno didampingi Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Bambang Suryadi, Kepala KCD wilayah II, Dadang Ruhiyat, serta Kepala Dinas Pendidikan kota Depok, Mohammad Thamrin meninjau pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Depok

Swara pendidikan.co.id (Depok) Dua sekolah kejuruan (SMK) negeri di Depok dihari terakhir pelaksanaan UNBK mendapat perhatian khusus dari  Balitbang dan Direktur Dit PSMK Kemendikbud. Kamis (5/4/18).

Di SMK Negeri 1 Depok, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Totok Suprayitno didampingi Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Bambang Suryadi, Kepala KCD wilayah II, Dadang Ruhiyat, serta Kepala Dinas Pendidikan kota Depok, Mohammad Thamrin meninjau pelaksanaan UNBK disekolah tersebut.  Sementara di SMK Negeri 2 Depok, oleh Direktur Dit PSMK Kemendikbud, DR. M. Bakrun.

Di SMK Negeri 1 Depok, Totok menjelaskan bahwa pelaksanaan UNBK secara teknis berlangsung lancar. “Alhamdulillah kegiatan UNBK secara serentak di Indonesia berlangsung tanpa kendala yang berarti, karena sebelumnya sudah  diperhitungkan melalui simulasi UNBK dimasing-masing sekolah,” jelas Totok.

Kepala Balitbang Kemendikbud itu juga tidak menampik jika masih ada beberapa sekolah yang menumpang dalam pelaksanaan UNBK.

“Sekolah memang diharuskan memiliki jumlah komputer yang memadai  serta server yang sesuai dengan standar pelaksanaan UNBK dan yang dapat ditetapkan menjadi tempat pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).  “Karena itu butuh kerjasama yang baik,” ujarnya

“Pihak Dinas Pendidikan dimasing-masing daerah juga bisa menetapkan tempat ujian siswa bagi sekolah yang belum memiliki fasilitas berdasarkan kedekatan jarak antar sekolah,” lanjut Totok.

Pihaknya juga mengajak semua pihak untuk mensukseskan UNBK. Karena itu butuh kerjasama dan gotong royong, “Khususnya berbagi sumber daya atau resource sharing dalam penggunaan komputer,” kata Totok lagi.

“Secara teknis kalau sekolah belum siap pengadaan komputer untuk UNBK, boleh menumpang disekolah lain. Inikan baik untuk budaya gotong royong, apalagi didunia pendidikan,” tandasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa tujuan lain pelaksanaan ujian berbasis komputer bisa dioptimalkan penggunaannya untuk proses pembelajaran.

“Ujian penggunaan komputer hanya 4 hari artinya pemakaian komputer harus bisa dioptimalkan pada kegiatan belajar dan mengajar, sebab informasi internet tentang pengetahuan dapat digunakan untuk pembelajaran siswa,” pungkas Kepala Balitbang Kemendikbud.

Tempat yang sama Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah II Dinas pendidikan Jawa Barat, Dadang Ruhiyat mengatakan untuk wilayah Kota Bogor dan Kota Depok, penyelenggaraan UNBK untuk jenjang SMK 100% bisa dilaksanakan.

“Alhamdulillah sampai hari terakhir ini tidak ada kendala signifikan, walaupun dibogor sempat hujan, namun yang dikhawatirkan padam listrik ternyata tidak.” Ujar Dadang.

“Karena sebelumnya kita sudah berkoordinasi dengan pihak PLN baik dikota Bogor maupun dikota Depok agar dalam pelaksanaan tidak terjadi padam listrik,” imbuhnya.

Hal ini juga diakui oleh Kepala SMKN 1 Depok Rochmatullah Cholil.

“Alhamdulillah sampai hari terahir ini pelaksanaan UNBK berjalan lancar dan sukses. Walaupun sempat hujan deras. Sebab mata pelajaran yang diujikan adalah teori kejuruan yang menampilkan banyak gambar, dan itu butuh jaringan yang kuat,” ungkap Cholil.

Dia menambahkan, untuk pelaksanaan UNBK tahun ini di SMKN 1 Depok, pesertanya sebanyak 420 siswa yang dilaksanakan 2 sessi dengan 247 unit komputer serta cadangan plus server,” pungkas Cholil.

Sementara itu di SMK Negeri 2 Depok, monitoring pelaksanaan UNBK 2018 juga dilakukan Direktur Dit PSMK DR. M. Bakrun yang disambut Kepala SMK Negeri 2 Tatang Komarudin serta dewan guru.

Selama kunjungan tersebut, selain memeriksa sejumlah ruangan UNBK, M. Bakrun juga memberikan  motivasi, dan pengarahan kepada siswa-siswi sebelum UNBK dimulai. (rul/harlis)

Direktur Dit PSMK DR. M. Bakrun yang disambut Kepala SMK Negeri 2 Tatang Komarudin serta dewan guru.

Leave a Reply

Your email address will not be published.