penulis: harlis

KELAS CIBI SMPN 2 SIAP LAKSANAKAN UJIAN NASIONAL CBT 2016

Kelas CIBI SMPN 2 Depok

Kelas CIBI SMPN 2 Depok

SWARA PENDIDIKAN.CO.ID, DEPOK – Sebanyak  41 siswa Cerdas istimewa dan Bakat Istimewa (CIBI) SMP Negeri 2 Depok mengikuti ujicoba Ujian Nasional berbasis komputer atau yang lebih dikenal dengan Ujian Nasional Computer Base Test (UN CBT) beberapa waktu lalu.

Menurut Kepala SMP Negeri 2 Depok Sumarno, ujicoba yang diikuti oleh siswa kelas VIII J dan K itu bertujuan untuk mempersiapkan secara dini para siswa asal kelas akselarasi untuk menghadapi ujian nasional berbasis komputer yang akan digulirkan pada UN 2016 mendatang.

Sementara itu Andi siswa kelas VIII K yang dimintai komentarnya usai mengikuti ujicoba UNCBT mengaku test dengan menggunakan komputer lebih mudah dibanding ujian secara manual. Sebab lanjut Andi, siswa tidak perlu repot harus ngusek-ngusek soal ujian, “tinggal klik aja pilihan jawabannya,” tutur Andi yang di amini Selinka dan Carisa siswi kelas VIII J. “Test CBT lebih cepat dan efektif. Akurasi pengerjaannya pasti, karena siswa tinggal menekan tombol pilihan sesuai dengan petunjuk yang tertera di komputer,” ucap mereka serempak. (Harlis Syam)

kelas cibi smp 2

kelas cibi smp 2

 

Herry Pansila Raih Penghargaan Mensesneg Bidang Pendidikan

Mensesneg Pratikno, memberikan penghargaan kepada Herry Pansila atas inovasinya di bidang pendidikan.

Swara Pendidikan.co.id (JAKARTA) – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno memberikan penghargaan Inovasi Administrasi Negara (INAGARA) 2015 kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Herry Pansila di Lt. 3 Gedung Makarti Bhakti, Rabu (28/10/15).

Dikatakan Mensesneg Pratikno, penghargaan yang diberikan kepada Herry Pansila atas inovasinya di bidang pendidikan.

“Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok itu berhasil melakukan perubahan berupa program kesetaraan sekolah Kejar Paket A, B, dan C bagi masyarakat tidak mampu yang belum memiliki ijazah. dimana biaya pendidikan tersebut sepenuhnya ditanggung oleh Dinas Pendidikan (Gratis),” ungkap Pratikno.

“Sebelum dikelola Dinas Pendidikan kota Depok, program kesetaraan ini dikelola swasta melalui PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar) dan warga yang ingin mendapatkan ijazah melalui Kejar paket dikenai biaya. Namun setelah dialih kelola oleh Dinas Pendidikan, seluruh biaya penyelenggaraan pendidikan ditanggung oleh pemkot Depok. ini sebuah terobosan luar biasa, karena sebelumnya banyak warga Depok yang putus sekolah akibat terkendala biaya, dengan adanya program Kejar Paket A, B, C gratis ini berhasil meluluskan ribuan warga di Depok. Tak hanya sampai disitu, inovasi lain yaitu program kejar paket C plus, dimana peserta didik dibekali dengan life skill. Maka atas inovasi inilah kami  berikan penghargaan,” papar Pratikno.

Herry Pansila bersama para penerima penghargaan Mensesneg dari Indonesia

Dikatakan Herry, alasan untuk menggratiskan program ini karena banyak warga Depok yang belum memiliki ijazah setingkat SD, SMP atau SMA lantaran putus sekolah karena terkendala ekonomi.

“Saya hanya ingin mengangkat derajat mereka dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya dengan cara memfasilitasi program Kejar Paket. Inovasi ini merupakan sebuah terobosan kecil yang berdampak besar, dimana mereka mendapatkan pelajaran, wawasan, pengetahuan dan ijazah secara gratis,” ujar Herry Pansila merendah.

Herry menambahkan, “Tidak hanya ijazah yang kami berikan, peserta didik juga mendapat keterampilan sebagai bekal melamar pekerjaan atau menciptakan lapangan usaha,” tutupnya. (Harlis)

Herry Pansila blusukan mencari warga putus sekolah

SAMBUT TAHUN BARU 1437 H RIBUAN WARGA DEPOK ZIKIR BERSAMA

USTAD ARIFIN ILHAM DI APIT WALIKOTA DEPOK NUR MAHMUDI ISMA'IL DAN WAKIL WALIKOTA DEPOK IDRIS ABDUL SHOMAD

USTAD ARIFIN ILHAM DI APIT WALIKOTA DEPOK NUR MAHMUDI ISMA’IL DAN WAKIL WALIKOTA DEPOK IDRIS ABDUL SHOMAD

SWARAPENDIDIKAN. CO. ID, BALAIKOTA – Perayaan Tahun baru Islam 1437 bertajuk “Depok Berzikir” yang digelar di lapangan Balaikota Depok dengan menghadirkan Ustadz kondang Arifin Ilham dihadiri ribuan jamaah dari berbagai elemen masyarakat pada Rabu (14/10/2015).

Dalam kesempatan itu, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail mengingatkan momentum tahun baru Islam yang ditandai dengan peristiwa HIjrahnya umat Islam pada masa Nabi besar Muhammad SAW sebagai hitungan kalender umat Islam menjadi dasar bagi seluruh generasi umat Islam sampai akhir zaman agar menjadikan peristiwa HIjrah sebagai spirit untuk perubahan menuju tatanan masyarakat yang diridhoi Allah.

“Jadikan momen tahun baru Hijriah sebagai peningkatan kualitas diri dalam meningkatkan kinerja sesuai peran dan bidangnya masing-masing,” ujar orang nomor satu dikota Depok.

Nurmahmudi berharap setiap diri seorang muslim menjadikan spirit hijrah untuk memotivisir hidup saat menjalankan didalam kehidupan bermasyarakat sehingga mampu menciptakan situasi yang dapat dipertanggung jawabkan didunia maupun diakherat.

Tampak suasana Khusyu dengan lantunan Asma Allah berkumandang, kalimat-kalimat zikir yang langsung dipimpin Ustadz Arifin Ilham diikuti para Jamaah menyentuh hati para hadirin. (syahrul)

HADIR DICOMFEST 7 NUR MAHMUDI AJAK KERJASAMA PENGGUNAAN IT

Walikota Depok Nur Mahmudi Isma'il

Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il

Swara Pendidikan.Co.Id, UI, Depok – Kompetesi Festifal (Confest) 7 yang digelar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia dihadiri oleh Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il. Dalam sambutannya, Walikota yang akan mengakhiri masa jabatannya di pada akhir 2015 itu mengatakan bahwa sejalan dengan program Depok Cyber City dan Smart City, penggunaan IT tidak bisa dielakkan diera modern untuk kemajuan bangsa yang tentu akan berdampak positif bagi perkembangan sosial dan ekonomi umumnya di Indonesia dan khususnya di Kota Depok yang memiliki salah satu kampus terbaik di Indonesia. Terang Nur Mahmudi Isma’il di gedung Auditorium Fakultas Hukum UI Minggu (4/10/2015) dan mengajak para praktisi dibidang IT untuk bekerjasama dengan pemerintah kota.

”bagi Ahli Komputer dan para peserta ComFest  jangan sungkan –sungkan untuk menyambangi kantor Walikota Depok. Temui saya,” ujar orang nomor satu dikota Depok.

Tambahnya, ”dengan program Depok Cyber City dan Depok Smart City, pemkot terbuka untuk bekerja sama serta memanfaatkan informasi tehnologi bagi kepentingan pembangunan kotanya,” kata Nur.

Ia berharap pengelolaan Informasi dan Tehnologi kota Depok dapat lebih optimal dari berbagai aspek sosial, budaya, ekonomi dan pembangunan lainnya, yang sumber daya manusianya berasal dari berbagai Universitas dan perguruan tinggi yang ada di Depok.

Tempat yang sama menurut Dekan Fakultas Ilmu Komputer Mirna Adriani bahwa pendidikan sejalan dengan perkembangan bisnis atau ekonomi dimasyarakat oleh karenanya kemampuan Informasi  Tehnologi berdampak bagi kemajuan kesejahteraan masyarakat semisal Go Jek yang telah memanfaatkan fasilitas informasi tehnologi dengan fasilitas HandPhone.

Ia berharap para peserta mampu secara kreatif dan mandiri dalam membuka peluang pemanfaatan Informasi Tehnologi bagi kepentingan ekonomi dan tentunya dapat didukung dari berbagai pihak.

Sementara itu kegiatan Comfest 7 yang dimotori Fakultas Ilmu Komputer mengedepankan basis internet of think dengan memperebutkan 6 kategori diantaranya Star up Academy, animasi, game, bisnis, aplikasi dan programming diikuti dari perwakilan Fakultas Ilmu Komputer dari beberapa Universitas di Indonesia.

Tampak hadir perwakilan Deputy Riset,Edukasi dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif Abdur Rohim Boy serta para dosen FIK. (Syahrul)

Para juara IT di COmFes 7 UI Depok

Para juara IT di COmFes 7 UI Depok

SEMANGAT BERKURBAN DI SMP NEGERI 2 DAN SMK NEGERI 2 DEPOK

PEMOTONGAN HEWAN KURBAN DI SMPN 2

PEMOTONGAN HEWAN KURBAN DI SMPN 2

Swara Pendidikan.co.id, Pancoranmas – Keluarga besar SMP Negeri 2 serta SMK Negeri 2 Depok merayakan Idul Adha dengan membagikan daging kurban kepada masyarakat sekitar.  Sabtu (25/9/2015).

Kepala Sekolah SMP Negeri 2, Sumarno kepada media mengatakan, kegiatan ini rutin diadakan setiap hari raya kurban.

“Ini merupakan wujud pembinaan mental dan rohani pada para siswa-siswinya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT melalui peristiwa peringatan kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.,” terang dia dan berharap nilai-nilai keikhlasan dan ketaqwaan kedua nabi itu bisa diteladani oleh mereka.

Terpisah Kepala SMKN 2 Tatang Komarudin mengatakan, dengan pelaksanaan pemotongan dan pembagian hewan qurban pada peringatan hari raya Idhul Adha ini sebagai ajang melatih para siswa-siswi melaksanakan berkorban dan melatih bersedekah.

“Ini juga sekaligus sebagai sarana pembelajaran siswa-siswi  dalam mendekatkan diri pada Allah SWT, selain untuk melatih jiwa sosialnya. sehingga nantinya dapat terus dikembangkan dalam dilingkungan tempat tinggalnya,” ucap Tatang. ( Harlis)

PEMOTONGAN HEWAN KURBAN DI SMKN 2

PEMOTONGAN HEWAN KURBAN DI SMKN 2

KEPSEK SMPN 2 SUMARNO

KEPSEK SMPN 2 SUMARNO

KEPSEK SMKN 2 TATANG KOMARUDIN BERSAMA GURU

KEPSEK SMKN 2 TATANG KOMARUDIN BERSAMA GURU

SMKN 2 Depok Gelar Aksi Damai

Para Pelajar SMK 2 Depok bersama Polsek dan Koramil Sawangan (foto SP)

Para Pelajar SMK 2 Depok bersama Polsek dan Koramil Sawangan (foto SP)

Swara Pendidikan.co.id, Sawangan – Pasca  peristiwa tawuran antar  pelajar  yang menelan korban jiwa siswa SMKN 2 Sawangan Kota Depok beberapa waktu lalu. Ratusan siswa SMKN 2 menggelar aksi Simpatik Damai Pelajar Kota Depok  di jalan raya Muchtar Sawangan pada rabu  (30/9/2015). Aksi simpatik damai yang  berlangsung selama 1 jam itu berlangsung tertib. Para pelajar itu juga membentangkan spenduk bertuliskan ajakan untuk semua pelajar di Kota Depok untuk berprestasi , memelihara perdamaian serta mempererat jalinan persahabatan. Selain itu mereka juga membagikan stiker bertuliskan “Ayo dukung kami menjadi pelajar yang bermartabat, dan berkarakter” kepada setiap pengendara dan pejalan kaki.

Kepala SMKN 2 ,Tatang Komarudin, S.Pd, MM yang dimintai tanggapannya mengatakan, kegiatan aksi turun kejalan ini murni inisiatif dari para siswa yang turut prihatin dengan kejadian kemarin. Selain tidak mengganggu jam belajar.

”Ini murni inisiatif mereka sebagai wujud dan pernyataan sikap bahwa SMKN 2 Sawangan Kota Depok  menolak aksi kekerasan dan siap  mencegah kenakalan. Mereka juga melakukan aksi damai sebelum jam belajar dimulai sehingga tak menganggu jam belajar,” terang Tatang kepada awak Swara Pendidikan.

Untuk mengantisipasi kemacetan, pihak Kepolisian Sektor Sawangan dan Koramil Sawangan ikut membantu pengawalan. (Harlis)

Pelajar SMK Negeri 2 membagikan sticker "stop tawuran" kepada pengguna jalan. (foto. SP)

Pelajar SMK Negeri 2 membagikan sticker “stop tawuran” kepada pengguna jalan. (foto. SP)