Home / Fokus / Abimanyu Damarjati, Siswa SMAN 6 Kota Bogor, Raih Penghargaan Penyutradaraan Film Pendek Fiksi Terpilih GKFP 2019

Abimanyu Damarjati, Siswa SMAN 6 Kota Bogor, Raih Penghargaan Penyutradaraan Film Pendek Fiksi Terpilih GKFP 2019

Abimanyu Damarjati, pelajar asal Kota Bogor meraih penghargaan Penyutradaraan Film Pendek Fiksi Terpilih Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) 2019

Abimanyu Damarjati, (SMAN 6 Kota Bogor) meraih penghargaan Penyutradaraan Film Pendek Fiksi Terpilih Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) 2019.

Swarapendidikan.co.id (BOGOR) –.Abimanyu Damarjati, pelajar asal Kota Bogor berhasil meraih penghargaan Penyutradaraan Film Pendek Fiksi Terpilih pada Malam Puncak Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) 2019 di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan. Senin, (28/10.19) kemarin.

Penyutradaan Abimanyu Damarjati, siswa SMAN 6 Kota Bogor ini menjadi pilihan dewan juri GKFP 2019 lewat film pendek fiksi berjudul “NEKA” yang digarap bersama dua temannya.

“Saya sama sekali tidak menyangka bisa meraih yang terbaik dikategori penyutradaraan terpilih,” ungkap Abimanyu didampingi Fitriyanto, saat ditemui SP disekolahnya. Kamis, (31/10/19).

Siswa kelas 12 IPA yang akrab disapa Abi ini mengatakan, proses pembuatan film tersebut dikerjakan ditengah kesibukannya sebagai ketua umum OSIS, yang di akhir jabatannya, dia juga harus menuntaskan program-program kerjanya.

BACA JUGA : SMAN 2 Klaten dan SMAN 2 Semarang Menangkan Film Pendek Terpilih Gelar Karya Film Pelajar 2019

“Alhamdulillah dengan segala keterbatasan, baik waktu, peralatan dalam memproduksi film, akhirnya bisa menorehkan prestasi,” ucapnya.

Abi mengaku masih punya keinginan untuk terus ikut lomba serupa diajang yang lain. Dia menambahkan, banyak ilmu yang didapat setelah ikut workshop selama 5 hari yang sengaja diadakan panitia buat peserta yang masuk nominasi.

“Tadinya saya tidak mengerti bagaimana proses pembuatan film yang benar, sekarang saya sudah punya wawasan itu,” ujarnya.

Kedepan, Ia berharap pihak sekolah memfasilitasi siswa yang memiliki keahlian dibidang perfilman dengan menyediakan laboratorium seni dan film.

“Saya baru tahu bahwa Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) Kemendikbud memiliki program bantuan fasilitasi perfilman, tapi sekolah harus lebih dulu mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan tersebut,” pungkasnya. (Nurjaya)

Leave a Reply

Your email address will not be published.